Don’t be Sad

Hanya sebuah Ide kecil yang muncul dalam otak saya.

Selamat membaca..

****

Cast: Lee Donghae, Han Jaekyung.

Aku menutup Laptopku, setelah kurang lebih tiga jam aku menatap layar laptop dengan sangat fokus.

Hari ini aku sedang ada dirumah, mengamati sang suami yang sedang mengadakan Tour konser dengan grupnya.

Aku mengamati hanya melewati jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter yang pastinya memberikan semua info tentang suamiku dan grupnya.

Aku hanya bisa menghela napas saat membaca Donghae yang menari dengan Sexy Dancer. Aku memang cemburu, tapi buat apa sih aku cemburu karena itu saja? Benar-benar kekanakan sekali.

Aku sudah bisa menerima ia menari dengan sexy dancer, dan aku tidak peduli. Ya, aku percaya Donghae tak akan berani selingkuh dan tak akan meninggalkanku sendiri.

Tapi, bukan ini topik yang ingin aku katakan. Aku khwatir dengannya saat ini. Saat konser tadi Eunhyuk Oppa mengatakan sesuatu yang pasti membuat semua member merasa sangat sedih, dan aku khawatir dengan suamiku yang pastinya akan menangis atau memendam perasaan sedihnya sendirian.

Setelah meletakan laptop di tempat yang benar, aku dengan segera mencari ponselku yang entah aku letakan dimana.

Sial, sudah tahu sedang darurat seperti ini, aku malah kelabakan mencari ponselku yang entah dimana.

Setelah mencari beberapa menit yang lalu akhirnya ponselku ketemu di dalam laci nakas yang ada di samping kasurku. Aku lupa kalau sehabis mandi tadi aku meletakannya di dalam laci nakas.

Melupakan kejadian tadi, dengan segera aku mencari nomor ponsel milik suamiku, setelah ketemu dengan segera aku menyentuh layar yang bertulisan ‘Calling’.

Aku menunggu beberapa saat dan setelah itu panggilanku diangkat oleh suamiku.

“Donghae-ya,” ucapku pelan. Donghae diam, biasanya ia akan menyerocos ketika aku menelponnya.

“Gwenchana, Jaekyung-ah.” ucap Donghae yang aku yakin itu adalah sebuah kebongongan.

“Jangan menjadi orang bodoh, Lee Donghae,” Donghae masih tetap diam, dab aku hanya bisa menghela napas.

“Aku tidak tahu apa yang ingin aku katakan sekarang,” aku kembali menghela napas malas.

“Katakanlah, bukankah kita sudah sepakat akan saling terbuka satu sama lain?” aku menggeram, ternyata aku terbelit-belit sekali. Padahal aku sudah tau apa yang terjadi, hanya saja aku ingin mengetahui langsung dari mulutnya itu.

“Hn…sebenarnya aku ragu kau mengamatiku atau tidak. Tapi, Eunhyuk tadi saat konser berlangsung dan di akhir konser benar-benar sangat mengguncang hati kita semua. Sebenarnya aku memerlukan sekali pundakmu untuk kesedihanku, tapi di sini–semua member–juga memerlukan sebuah pundak untuk kesedihannya.”

Donghae diam setelah berkata panjang lebar dan aku yang sedari tadi diam untuk mendengarkannya berbicara.

Aku mendengar Donghae menghela napas, “selama ini aku takut sekali untuk kehilangan mereka,” ucap Donghae lagi yang beberapa saat yang lalu diam. Aku tahu ucapan dia akan mengarah kemana.

“Delapan tahun kami berusaha dan tiba-tiba mereka meninggalkan kami semua. Kau pasti tahu apa yang akan kami rasakan bukan?” aku mengangguk pelan, walaupun aku tahu ia tak tahu aku mengangguk atau tidak.

“Saat Eunhyuk mengatakan sudah tua, dan saat itu pikiranku langsung bekerja, tua di lupakan dan muda di pandang. Aku takut sekali.” Ucap Donghae lirih. Aku menunduk merasakan kesedihan suamiku yang jauh di sana. Kalau saja aku ada di sana aku pasti akan memeluknya.

“Itulah ketakutanku yang sebenarnya. Pernikahan kita untuk sekarang ini belum ada yang tahu bukan? Hanya orang-orang terdekat kita saja yang mengetahuinya. Dan aku takut ketika pernikahan kita di ketahui oleh publik dan aku takut ada beberapa yang tak menerima apa yang aku lakukan, dan aku takut kehilanganmu. Maaf sepertinya ucapanku terlalu egois, seperti tidak ingin memberitahukan pernikahan kita pada publ–”

“Tenanglah, aku bukan seorang yang egois, bukan seorang yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Cintamu boleh kau bagi pada seluruh Fansmu yang ada di seluruh penjuru dunia. Donghae-ya, aku percaya pada semua fansmu, mereka tak akan meninggalkanmu aku yakin mereka juga mencintaimu sedalam kalian mencintai mere–”

“Tapi kami semua tahu kare–”

“Yah, aku tahu kalian semua pasti mengamati gerak-gerik mereka. Donghae-ya, aku yakin mereka memang memandang yang baru, tapi aku yakin mereka juga pastinya akan kembali pada kalian semua. Kalian tak ada yang tertandingi, kalian semua hebat. Aku percaya itu. Memang ada batas titik kejenuhan, tapi aku yakin mereka hanya sebatas menyukainya. Hmm…jadi jangan bersedih lagi, Donghae-ya..”

“Hime..” panggil Donghae padaku dengan panggilan baru. Mentang-mentang dari jepang dia memanggilku dengan seperti itu.

“Hmmm…”

“Tunggu aku dua hari lagi, dan saat aku pulang nanti berikan pundakmu padaku. Aku membutuhkannya.” Ucapnya pelan. Aku hanya tersenyum tipis di sini.

“Tentu sayang, aku menyediakan seluruh, semuanya padamu. Kau bisa melakukan sesukamu karena aku istrimu dan aku milikmu..”

–END–

13 thoughts on “Don’t be Sad

  1. firstkah :O
    Yang sabar’ ia bang’ikan kita smua g’ kan pindah k’laen hati,^^
    mereka hny khilaf tp ku yakin mereka pasti kan tersadar dan kembali menjadi kluarga kita yaitu E.L.F ^_^

  2. menjadi tua itu dh hukum alam g ad yg abadi oppa

    tapi selama masih bisa berkaya teruslah berkarya banyak yg menanti karya2 kalian yang hebat selanjutny^^

  3. mau comment apa yach *mikir ampe tua, sesuai kata hyuk. saeng salut ma dirimu yg cepat baget menyalurkan makna dr ucapan itu sehingga tersampaikan jelas ke smua readers yg mungkin nyangkut d baca. Tp sy nga termasuk pada golongan orang2 yg di maksud hyuk. so tenang sj masih byk yg mencintai mu, karena kami ELF.

  4. Mungkin mereka agak parno karna merasa udah tua tapi kita sebagai ELF gak akan menyerah cuma karna mereka jadi tua .. 8 tahun kita sama2 apa guna nya kata TUA! Bahkan TUA itu hanya 3 huruf gk bermakna karna kita akan bersama sama sampai akhir benar2 sampai akhir.. Ff nya keren thor salut buat author nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s