Kim Himchan Story: Love at First Sigh

Cast: Kim Himchan, Han Jaekyung, Lee Donghae.

Himchan mendongkan kepalanya saat ia meliat sebuah tas mendarat di atas mejanya, Himchan menatap seorang gadis yang ada di hadapannya yang sedang sibuk menggerutu dengan tak jelas.

Gadis itu memakai syal merah yang melilit di lehernya dengan nyaman. Siapa gadis ini? Tanya Himchan pada dirinya sendiri.

Mata Himchan mengikuti pergerakan tubuh gadis yang ada di hadapannya. Himchan benar-benar tak tahu siapa gadis aneh ini, kalau di lihat-lihat lagi gadis di hadapannya benar-benar sangat cantik, dengan rambut yang tergerai panjang di punggungnya, berwarna coklat kehitaman, bibir merah, hidung mancung, pipi merah merona lalu bola mata besar dan berwarna hitam pekat. Jadi Himchan benar bukan menggambarkan bawha gadis didepannya ini cantik?

Himchan melihat gadis itu mendongak lalu kemudian gadis itu tersentak kaget, “astaga!! Aku kira tidak ada orang di meja ini,” gadis itu terkejut, Himchan tersenyum dalan masker yang menutupi mulutnya.

Suara gadis yang ada di hadapannya benar-benar berbeda, suara gadis ini tak halus tapi suaranya benar-benar enak di dengar di telingannya.

“Gwenchana,”

“Aku benar-benar minta maaf karena terlalu lancang duduk di meja ini, tapi aku terlalu malas untuk pindah kemeja lain, kau bisa lihat tasku sebesar apa?” gadis itu menunjukan tas yang ada di atas meja.

“Tak apa-apa, kau bisa duduk bersamaku di sini.” Balas Himchan sambil tersenyum kembali.

Himchan berkomentar pada dirinya sendiri bahwa gadis yang ada di hadapannya jenis-jenis gadis yang sangat cerewet.

“Mungkin karena aku terlalu kesal jadi aku tidak melihat siapa yang ada di hadapanku, dan di dukung pula oleh pakaian yang kau pakai, semuanya hitam, tetkecuali rambut dan kulitmu yang memang cerah. Sekali lagi aku minta maaf.”

Himchan melongo mendengar gadis itu berbicara panjang lebar seperti itu. Benar, dia sangat cerewet.

“Namamu siapa?” tiba-tiba Himchan bertanya, dalam hatinya mengrutuki apa yang keluar dari bibirnya.

“Han Jaekyung.”

“ah, Han Jaekyung,” ulang Himchan. Ia akan mengingat nama gadis yang ada di hadapannya.

Himchan membaca judul buku yang baru di ambil Jaekyung dari dalam tasnya. ‘Belajar merias’ untuk apa di rias wajahnya, padahal Jaekyung sudah cantik tanpa make up, apa lagi kalau Jaekyung memakai make up pasti sangat cantik.

“Kau belajar merias sendiri?” tanya Himchan, Jaekyung mendongakan kepalanya.

“Tidak, aku hanya mengasah apa yang menjadi pekerjaanku saja.”

“Jadi kau menjadi seorang Coordi?”

“Yah, Coordi Super Junior.” Ucap Jaekyung sambil berbisik. Himchan hanya memandangnya tak percaya.

“Kau yakin?” tanyanya masih tak percaya.

“Tentu saja. Aku masih menjadi seorang yang waras untuk membohongimu. Dan ngomong-ngomong kau pasti seorang artis.”

Himchan terkejut mendengar kata-kata terakhir yang di ucapkan oleh Jaekyung.

“Tenang, aku tidak akan berteriak untuk mengatakan kau seorang artis. Dan oh, aku tak perlu tahu namamu siapa, aku yakin sekali bahwa kau artis dan member sebuah Boyband. Ah, mungkin saja jika aku sedang bosan menata rias dan melakukan apa saja untuk Donghae Super Junior aku akan mencari boyband lain untuk aku pekerjaanku ini.”

Himchan semakin takjub dengan gadis di hadapannya. Baru kali ini ia mendengar bahwa ada seorang gadis yang bosan dengan Donghae Super Junior. Himchan hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pelan.

Merasakan ponselnya bergetar, Himchan dengan langsung menggambilnya dari saku celanannya. Ia melihat layar ponselnya, untuk melihat siapa yang menghubunginya.

“Yeoboseo, Hyung…”

“…”

“Baik, aku akan sampai dorm dua puluh menit lagi, aku akan segera pulang.”

Himchan memasukan kembali ponselnya kedalam sakunya, matanya menatap kearah gadis di depannya yang sangat fokus membaca buku.

“Sepertinya pertemuan ini sangat sebentar.” Jaekyung mendongak.

“Kau akan pergi?” tanya Jaekyung, Himchan menganggukan kepalanya.

“Aku sudah di telpon oleh Hyungku, dan aku sudah harus sampai secepat mungkin.”

“Baiklah, hati-hati di jalan.”

“Seperti apa yang kau ucapkan lagi, kalau kau bosan kau bisa berhenti menjadi seorang Coordi Donghae Super Junior, dan menjadi seorang make up di grupku. Ah, tapi kau tak boleh bahwa aku mengatakan nama grupku bukan? Kau harus mengingat rambutku ini. Arraseo? Aku pulang.”

Dengan sangat lancang tangannya menyentuh tangan Jaekyung yang ada di atas meja, lalu Himchan memberikan senyuman yang di pastikab oleh dirinya sendiri bahwa Jaekyung tak bisia melihatnya.

Tentu saja bodoh, bagaimana mungkin melihatnya? Bagian mulutnya saja di tutupi oleh masker.

Himchan berjalan meninggalkan Jaekyung yang masih menatapnya. Pertemuan yang singkat tapi membuat hatinya sangat senang.

*****

Two weeks later…

Himchan masih tak percaya apa yang ada di hadapannya sekarang. Apakah ucapannya tiga minggu yang lalu ini menjadi kenyataan? Tapi gadis yang di temuinya dengan tak sengaja ada di hadapannya sekarang dan sekarang Han Jaekyung sedang memakaikan make up dirinya.

Apakah Han Jaekyung sudah bosan dengan Donghae Super Junior jadi dia mencari pekerjaan di Boyband lain? Dan sekarang…ini benar-benar sangat gila sekarang.

“Himchan-sshi, bisakah kau tak menatapku dengan mata melotot seperti itu?” tanya Jaekyung merasa risih dengan tatapan mata Himchan.

Himchan yang ketahuan menatap Jaekyung, gelagapan mengerjapkan matanya tak fokus. Himchan melihat perubahan warna pipi Jaekyung, merah. Apa Jaekyung sakit? Kenapa merah seperti itu?

“Noona, kau sakit?” tanya Himchan. Ah, Himchan baru mengetahui bahwa Han Jaekyung satu tahun di atasnya, jadi ia memanggil Jaekyung dengan sebutan Noona.

“Tidak, aku tidak sakit.” Kilah Jaekyung.

“Tapi pipimu memerah,” Himchan memperhatikan perubahan warna pipi Jaekyung dan sekarang bertambah sangat merah.

“Bukan kah ini sedang musim dingin, pantas saja kalau pipiku merah. Sudah biarkan saja. Dan kemudian kembali kepekerjaanku lagi.”

Himchan menghembuskab napasnya pelan saat Jaekyung membalikan tubuhnya. Apa dirinya menyukai Jaekyung? Apa dirinya terkena sindrom ‘Love at first sigh’ menggelikan sekali kalau memang mengalaminya, tapi ini kenyataan bahwa ia terkena sibdrom cinta pada pandangan pertama.

Tenang, dirinya pasti bisa mendekatinya karena Jaekyung Noona sudah bekerja di sini dan dengan kontrak selam satu tahun. Terkecuali kalau memang Jaekyung Noona berhenti bekerja.

Himchan mendengar keributan di luar ruangan, teman-teman satu grupnya juga mengikuti apa yang di lakukannya. Ada apa? Apa ada seorang fans yang menyerobot untuk masuk kedalam ruangan ini?

“Jong Up-ah, bisa kau keluar untuk melihat siapa?” suruh Yong Guk pada Jong Up

“Kenapa harus aku?” tanya Jong Up.

“Kau kan sudah selesai, jadi kau bisa melihat situasi didepann.” Balas Yong Guk sebal.

Jong Up mengikuti apa yang di ucapkan oleh Hyungnya, lalu ia berjalan kearah pintu.

“Eh? Donghae Sunbae?” ucap Jong Up pelan dan kaget, lalu kemudian ia kembali kearah tempat berkumpulnya.

“Ada Donghae Sunbae disini,” ucap Jong Up mengagetkan semuanya.

Young Jae bangun dari duduknya menghampiri Jong Up yang masih berdiri dengan tatapan tak percaya dengan apa yang di lihatnya tadi.

Ini sangat aneh. Pikir semuanya.

Jaekyung yang sedang berkonsentrasi menata rambut Himchan terlonjak kaget dan hampir menjatuhkan sisir yang sedang di pegangnya.

“Kenapa Noona?” tanya Himchan merasa aneh dengan keterkejutan Jaekyung.

“Gwenchana,” ucpa Jaekyung pelan. “Kau punya masker? Boleh aku pinjam?” Himchan menganggukan kepalanya, lalu meraih tas yang ada di bawahnya kemudian menggeledas dalaman tasnya, setelah ketemu, masker tersebut langsung di berikan pada Jaekyung.

“Permisi,” ucap seseorang. Semua menolehkan kepalanya, kecuali Jaekyung yang sedang bersiap-siap untuk melarikan dirinya.

“Aku hanya ingin mencari Han Jaekyung.”

“Noona ada di belakang Himchan Hyung,” ucap Jun Hong polos sambil menunjukan telunjuknya kearah Jaekyung yang masih menata rambut Himchan.

Jaekyung hanya bisa mengerutuk kesal mendengar suara polos Junhong itu.

“Selesai, aku harus pergi.” Ucap Jaekyung lalu meninghalkan Himchan, tapi belum sempat melangkah satu langkah, tangan Jaekyung sudah di pegang yang tentu saja tangan Donghae.

“Han Jaekyung, kita perlu bicara.” Ucap Donghae kesal, lalu menarik tangan Jaekyung, membawanya kearah ruangan yang tak terpakai.

Himchan hanya melihat punggung Jaekyung pergi begitu saja, lalu matanya terarah ke tangan Jaekyung yang di genggam oleh Donghae.

“Jaekyung Noona punya hubungan apa dengan Donghae Sunbae?” tanya Daehyun pada Hyung dan Dongsaengnya.

Benar apa yang di ucapkan oleh Daehyun, apa hubungan merela berdua? Sekedar partner? Atau apa?

“Aku dengar-dengar bahwa Jaekyung Noona dulunya make up Super Junior dan di bagian memake up Donghae Sunbae. Tapi aku tidak tahu jelas kenapa ia pindah kontrak kesini.” Ucap Young Jae pelan.

Ah, Himchan ingat, kenapa Jaekyung bisa ada di sini, tiga minggu yang lalu Jaekyung mengatakan bahwa jika ia bosan ia akab pindah. Jadi benar apa yang di ucapkan tiga minggu yang lalu itu. Dalam hatinya, Himchan tersenyum.

“Dasar sialan,” ucap Jaekyung kembali dari ruangan tersebut.

“Siapa yang sialan?” balas Donghae di belakang Jaekyung.

“Jangan mengganggu pekerjaanku. Pulang sana, kau ada jadwal bukan hari ini?” Himchan semakin bingung, ok. Benar-benar sangat bingung dengan ucapan Jaekyung yang tak sopan.

“Tidak, aku tidak ada jadwal hari ini. Aku akan menemanimu sampai selesai. Aku akan duduk dan mengawasimu.” Donghae melangkahkan kakinya kearah sofa yang ada ruangan ini dan menundukan tubuhnya. Matanya menatap pergerakan Jaekyung.

“Noona kau akrab sekali dengan Donghae Sunbae.”

“Benarkah? Sepertinya tidak.”

“Dan kalian seperti orang yang sedang bertengar layaknya sepasang kekasih,”

“Benarkah? Ahahaha tidak…” ucap Jaekyung benar-benar gugup.

“Noona, sebenarnya kita pernah bertemu sebelumnnya, kau ingat tiga minggu yang lalu? Di salah satu kedai kopi?” tanya Himchan sambil mengingat pertemuan pertama mereka.

Jaekyung tersenyum, “tentu saja aku ingat. Ingat sekali.” Jawab Jaekyung yang Membuat Himchan kaget dengan ucapannya.

“Jangan kaget seperti itu, sebenarnya aku sudah tahu bahwa yang sedang duduk sendiri di kedai kopi itu adalah Kim Himchan B.A.P, jadi aku berpura-pura tidak tahu bahwa itu kau.”

“Kau mengejutkanku Noona,”

“Uhm–Hyung, Noona Donghae Sunbae memandang kalian.” Ucap Jong Up memberitahukan, Himchan mengalihkan pandanganya kearah tempat duduk Donghae, dan benar apa yang di ucapkan Jong Up.

“Biarkan saja, Jong Up-ah. Baiklah untuk keterkejutannya, lima menit lagi kalian akan bernyanyi. Ini sudah selesai. Ah, aku keluar sebentar.” Jaekyung membalikan tubuhnya kemudian pergi meninggalkan Himchan.

Himchan sendiri memandang punggung Jaekyung yang pergi kearah tempat duduk Donghae lalu tangan Jaekyung menyentuh pergelangan Donghae yang bermaksud untuk mengikuti langkahnya. Lalu mereka berdua pergi entah kemana.

“Mereka cocok bukan?” ucap Hye Ra tiba-tiba.

“Mereka seperti sepasang kekasih,” balas Junhong yang mendapatkan kikikan dari Daehyun yang ada di samping Junhong.

“Kau seperti tahu sepasang kekasih seperti apa, Junhong-ah.”

“Tentu saja, seperti Noona dan Donghae Sunbae tadi.” Balas Junhong sebal.

“Sudah-sudah, tidak udah ribur seperti ini. Junhong benar, mereka sepasang kekasih.”

“APA?” teriak nyaring semuanya mendengarkan ucapan Hye Ra.

“Dengar apa yang aku ucapakan benar bukan? Bahwa mereka sepasang kekasih,” Junhong tersenyum kemenangan, Yong Guk tak menghiraukan, Daehyun dan Young Jae menggrutu kesal, Jong Up menganggukan kepalanya, dan Himchan tak percaya mendengarnya.

“Hubungan mereka sudah tiga tahun, dan aku yang mendekatkan mereka, Donghae sangat mencintai Jaekyung. Aku yakin sekali kalau mereka sedang bertengkar sekarang, dan alasan mereka bertengkar karena Jaekyung sedang mengagumi laki-laki lain selain Donghae. Mereka berdua seperti layaknya seorang remaja yang di mabul cinta. Ah, sudahlah aku berhenti bercerita tentang merek, atau kapan-kapan saja aku akan menceritakannya pada kalian, sudah hampir kalian akan perform.”

“Padaha aku menyukai Jaekyung Noona dan akan mendekatinya, tapi Noona sudah punya Donghae Sunbae,” ucap Daehyun sedih, lalu mrmbalikan tubuhnya.

Himchan hanya bisa menatap bayangan yang ada di hadapannya, telinganya ia berusaha tidak mendengar ucapan yang keluar dari dalam mulut Hye Ra Noona, tapi tetap saja terdengar oleh telingannya.

Cintanya benar-benar sangat pupus, Himchan juga tak yakin bisa mendekati Jaekyung kalau Donghae sangat mencintai Jaekyung.

Himchan menghembuskan napasnya pelan, lalu berdiri dari duduknya kemudian bernjak pergi mengikuti langkah Jong Up yang berjalan kearah pintu.

Yeah, cinta seorang Kim Himchan bertepuk sebelah tangan.

–END–

SELESAI. Fict aneh. Duh jadi malu. Maap deh kalo ngga nyambung yaaaaa

10 thoughts on “Kim Himchan Story: Love at First Sigh

  1. Wkwkwkkkwk

    Ternyata si Himchan tetep KO sama si donghae. Kirain kali ini himchan lah pemenangnya n akhirnya dy gantiin posisinya si ikan buat jd cwonya Jaekyung. Eh ternyata si Jaekyung tetep comeback sm si ikan. Udh gitu pake disusulin lg sm si donghae ke tempat kerjanya, ditungguin pula. Payahh..Poor Himchan. Udh Love at first sight eh hrs Break at first sight pula *pukpukHimchan*

    Tapi mau koreksi nih vye. Itu dialog harusnya bukan. “Jadi Make Up Super junior”. Tapi pake kata “Penata Rias” itu baru cocok atau kalau mau pake istilah jaman sekarang yaitu Coordi. Kya artis2 korea panggil penata rias atau asisten mereka

    Kalau kamu pake kata Make Up utk sebutan penata rias, itu brrti si Jaekyung dijadiin bedak ato lipstik dong hahahahaa jd ngikik bayangin si jaekyung dimasukin ke dalam kotak bedak truz dipake buat moles mukanya donghae “‎=))”” Щќªќªќª =)) =)) щќªќªќª. < ǻđцћ.. ãмρέ.. àτіτ..
    0^^0 ρέчύτйỳà #stress

    Btw, narasi kamu udh banyak kemajuan nih. Diksi nya udh mulai mendekati perfect krn udh mulai pake bahasa baku. Good job naui saengiee d^^b

  2. annyeongg…
    i’m new reader dan ini ff pertama yg ku baca di ff ini…
    ff ny bagus,meskipun agak pendek dan alur terlalu cepat,ff ny tetap kena di hati karna bahasa ny yg simple.
    pokok ny eonni gk boleh vakum.#maksa#plakk

    • annyeong.. oh, yang tadi komen yah… jah, langsung masuk dah yah jadi malu. iya ini kan di ketik lewat hp jadi pendek. biasanya juga buat drable kok, kayaknya ini deh drable lebih panjang soalnya yang lainnya ngga nyampe 1k+ hohohoh mogo deh di ubek2 yah. vakum bentar deh, twrus juga uda kelas 3 akunyaa kudu fokussssss.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s