Jealous

VYEJUNGMIN

LEE DONGHAE, HAN JAEKYUNG.

***

Aku tidak tahu selama satu bulan terakhir ini yang aku lewati tanpa aku ketahui. Yang aku tahu sekarang adalah: Jaekyung mengacuhkanku saat aku pulang dari dari semua kesibukanku dan segala macam jadwal yang sangat padat.

Tentu saja bagaimana tidak aku ketahui, kalau selama satu bulan aku selalu pulang keapartement grupku dan aku tidak sempat pulang keapartement kami. Satu bulan terakhir aku masih ingat kalau hubunganku dengannya masih baik-baik saja, tapi entah kenapa ini sepertinya canggung sekali.

Hari ini aku pulang keapartementku karena aku sudah merasa sangat menrindukannya. Aku tidak sempat menguhubunginya dan dia juga sama tak sempat untuk menguhubungiku karena aku juga tahu bahwa dia sangat sibuk dengan tugas-tugas kuliahnya yang aku tahu sangat banyak itu.

Jadi selama itu kami berdua untuk memustukan untuk tidak mencampuri urusan kami masing-masing. Tapi kadang kala aku juga merasakan kerinduan pada kekasihku, kan? Jadi di sela-sela jadwalku yang sangat padat aku selalu menyempati untuk menelponnya.

Tapi entah setiap kali aku menghubunginya telponnya selalu tidak diangkat olehnya, dan selalu panggilan terakhir selalu saja suara operator. Aku mulai curiga disini, karena aku juga pernah merasakan bagaimana asam manisnya menjadi seorang mahasiswa.

Dan aku juga merasakan bagaimana sibuknya untuk mengurus semua tugas yang di berikan oleh dosen pada kami semua. Tapi secara yang aku ketahui, di sela-sela sibuknya pekerjaan apapun pasti bisa untuk mengangkat telpon dan berbicara selama satu menit, bukan? Tapi kenapa dia selalu saja menolak telponku. Tidak, dia bukan menolak telponku tetapi dia tidak pernah mengangkat telponku.

Disini aku sedang menenteng tasku di sebelah tangan kananku dan koper yang agak besar di sebelah kiriku. Hari ini aku baru saja pulang dari London untuk melakukan kegiatan pembuatan Music Video terbaruku dan Hyuk Jae.

Tapi yang aku dapat sekarang adalah; apartement kami dalam keadaan gelap gulita dan aku tidak tahu dimana Jaekyung sekarang karena apartement ini sangat sepi sekali. Aku menekan saklat lampu yang ada di samping kananku, dan mendapatkan apartement kami begitu rapih.

Aku jadi berpikir kalau Jaekyung selalu membersihkan semuanya ini sendirian selama aku pergi dari apartemenet. Tapi ini membuatku sedikit curiga, karena yang aku tahu Jaekyung tidak menyukai bersih-bersih semua rumah atau ruangan.

Dengan cepat aku berjalan menuju kearah sofa yang sudah aku rindukan selama ini dan setelah aku duduk dengan cepat pula aku memejamkan mataku untuk beristirahat sebentar. Sepertinya tidur disini tidak aka nada yang protes, lagipula Jaekyung tidak memasalahkan diamana aku tidur, kerena Jaekyung selalu mengatakan padaku bahawa aku boleh tidur dimana saja agar aku selalu nyaman untuk tidur. Tapi kadang pula kalau dia akan memaksaku untuk tidur didalam kamar kami.

Sekali lagi aku merindukan Jaekyung yang sekarang entah kemana. Aku merogoh saku celanaku untuk mengambil ponselku, menghubungi Jaekyung agar ia mengatakan dia sedang apa. Aku sedang mencemaskannya karena mala mini sudah melewati pukul spuluh malam.

Aku tahu kalau Jaekyung bukan wanita lemah, aku juga yakin kalau ada yang berani menggodakanya sangat dipastikan bahwa seseorang itu akan mendapatkan luka lebam yang ada diwajahnya. Jadi yang aku simpulkan bahwa Han Jaekyung tidak boleh diremehkan.

Dulu sebelum dia menjadi milikku dia begitu sangat err�kuat dia memukulku karena aku tidak sengata menyentuh buah dadanya saat aku sedang berlarian mengindar dari semua fansku yang mengajar-ngejarku. Dan saat aku tidak sengaja menabraknya dan menyentuh buah dadanya dia langsung menamparku beruangkali dan mendaparkan memar di wajahku.

Sebeneranya saat itu aku tidak terima, tapi mau bagaimana lagi itu memang salahku karena aku menyentuh daerah terlarangnya. Dan bagaimana kami berdua bertemeu yang kedua kalianya saat aku berada di jepang, aku bertemu dengan Jaekyung yang sedang duduk di sebuah caf� dan dia sedang menatap serius laptopnya dan saat itu aku tidak sengaja menumpahkan kopiku yang sangat teragis menumpahkan di laptopnya. Kalian tahu bagaimana selanjutnya, dia marah besar dan aku mendapatkan tamparan lagi darinya.

Dan pertemuan ketiga kalianya aku yang berinisiatif untuk bertemu dengannya. Ternyata dia tiga tahun di bahawku, aku sempat berfikir bahwa Jaekyung masih remaja yang memakai seragam sekolah, ternyata dia seorang mahasiswa di jurusan Teknologi Kominunisaki. Jadi di pertemuan ketiga itu membuatku bertemu dengannya setiap hari.

Sepertinya cerita bagaimana kami bertemu itu tidak penting sekali bukan? Yang di pentingkan kemana Jaekyung yang belum sampai apartement ini, aku mulai kahwatir lagi dengannya, walapun dia kuat aku sangat yakin dia juga mempunya kelemahannya.

Aku menoleh kebelakan saat aku mendengar suara lengkah kaki yang mendekat kearah ruanga yang sedang aku tempati dan aku menemukan Jaekyung yang sedang menguap lebar dengan laptop yang ada dipelukannya.

Mataku memandangannya dari atas sampai bawah saat aku melihat bahwa Jaekyung memakai pakaian yang sangat amat tebal di tubuhnya. Sebenernya tidak heran sih, karena ini masih musim dingin dan dia tidak salah dengan pakaiannya. Tapi tetap saja setiap orang yang memandangannya akan menyerit dan tertawa karena pakaiannya yang ia pakai, tentu saja dia seperti akan melayat orang mati, celana hitam, baju hitam, syal hitam, sweteer hitam dan sejak kapan pula rambut Jaekyung di warnai waran hitam?  Jadi kalian sudah menggambarkan bagaimana dia bukan?

Dia menghentikan langkahnya saat ia mulai sadar bahwa aku sedang mengamatinya dari sini, tapi kemudian dia menlengos menuju kearah dapur. Dari sini aku hanya bisa memandanganya begitu datar. Kami memang mencintai satu sama lain, tapi aku sangat benci dengan ketidak perdualiannya itu.

Aku bangkit dari dudukku berjalan kearahnya yang sekarang menuju kearah dapur. Ia sudah melepaskan syal dan sweteernya yang tadi melekat di tubuhnya. Benar-benar selera warna yang mengerikan untuk orang yang cantik secantik Jaekyung.

Tangaku membuka almari kecil yang ada di dapur kami, tapi kemudian aku menutupnya kembali ketika aku ingat bahwa istriku tidak menyukai minuman apapun selain air putih yang dingin, dan aku berbalik arah untuk menuju kearah kulkas mengambilkan sebuah satu botol air putih.

Aku meliriknya sebentar yang sedang menatap penuh kesenangan di laptopnya. Aku hanya bisa menyerti heran saat mendengar sebuah auman yang begitu aneh di telingaku. Aku jadi berfikir kalau Jaekyung sedang melihat yang aneh-aneh di laptopnya itu. Jangan-jangan isitriku ini diam-diam memang mesum sebenarnya.

Kepalaku menoleh kebelakang melihat Jaekyung sedang meneguk habis satu gelas air putih yang aku berikan padanya. Aku berjalan kearahnya dengan tangan yang memegang kopi yang baru aku buat sendiri.

Mataku melirik sebentar saat aku melihat wajah yang begitu menyeramkan di layar laptopnya, keninganya sedikit meneteskan keringat yang keluar tiba-tiba itu. Aneh, padahal AC disini selalu saja menyala dan kenapa dia tiba-tiba berkeringat seperti ini?

Dan setelah melihat dengan jelas apa yang sedang ia lihat aku hanya bisa mendengus kesal. Jadi dia hanya diam saja dia sedang menonton sebuah anime, begitu? Istriku penyuka anime dan dia selalu menyempatkan untuk berdelusi dengan semua karakter yang ia sukai.

Aku terasingkan seperti biasa saat ia sedang fokus dengan tontonannya. Dan disini aku menyadarinya bahwa Jaekyung tidak mengangkat telponku bahwa dia memang sedang sibuk dengan anime yang ia download dan menonton anime dari semua yang ia download itu.

“Kau tidak merindukanku?” aku membuka suara saat aku duduk disampingnya, untuk duduk di hadapannya aku mengurungkan diriku untuk duduk disampingnya agar aku tahu apa yang ia lihar sekarang apa.

“Aku selalu mendengar beritamu di sekelilingku jadi aku hanya…yah kau begitu tahu lah tabiatku seperti apa bukan?” jawabnya acuh dan sibuk dengan tontonnya sekarang ini. “Lagipula internet sangat cepat sekali untuk memuat beritamu, jadi aku pun sangat tahu bagaimana kabarmu disana selama satu bulan.” Lanjutnya sesaat ia memandangaku dengan datarnya.

“Anime apalagi yang kau lihat sekarang?” tanyaku sambil menyeruput kopiku.

“Kau bisa lihat sendirikan?” ucapnya kembali acuh. Tsk!

“Apa itu? Aku tidak tahu. Dan ugh, kenapa monster yang berbentuk manusia itu tidak memakai pakaian?” Ucapku jujur, dan dia mendongkan kepalanya sebentar dan kembali menonton animenya lagi.

“Kau lihat saja, tidak usah bertanya.” Ucapnya dan dia kembali serius, aku hanya menuruti perkataannya yaitu; diam dan menontonnya.
Dan saat aku menyeruput kembali minum, aku hampir memuncratkan minumanku. Dia ini benar-benar aneh, masa seorang yang mirip dengan manuisa memakan manuisa langsung begitu saja seperti itu. Tapi kalau di kunyah akan sangat mengerikan. Coba kalian bayangkan saat kalian memakan sebuah tulang paha ayam dan kalian mengunyahnya, akan menjadi hancurkan? Jadi aku disini bersyukur karena monster itu tidak mengunyahnya, melainkan langsung menelannya

Dan setelah bebrapa menit dengan ketegangan akhirnya anime ini selesai. Tubuhku  tegang kembali karena mengingat beberapa menit yang lalu monster itu kembali memakan orang lagi. Punggungku dengan sangat perlahan menyender dikursi yang aku duduki.  Otaku mulai membayangkan bagaimana monster yang bernama Titan itu bisa sampai ada didunia ini? Bisa-bisa malam ini akan dihabiskan dengan memikirkan monster itu

Mataku memandang layar laptopnya lagi saat kali ini buka anime tadi lagi, dan dengan cepat aku kembali kearahnya untuk melihat anime tersebut. Mataku tak sengaja menatap matanya yang berbinar-binar itu saat melihat pertandingan basket itu. Sial, aku jarang sekali mendaparkan senyuman itu darinya, kenapa dia malah dengan gampang sekali untuk tersenyum hanya dengan sebuah anime? Ini benar-benar tidak adil sekali untukku.

Kalau boleh bilang, aku cemburu dengan anime yang dia lihat sekarang, dan aku kesal karena dia sepertinya tidak menganggapku ada disampingnya mungkin karena anime yang ia lihat sekarang sangat tampan-tampan sekali dan dengan tinggi badan yang sangat membuatku iri kalau tidak salah Kiseki no Sedai namanya, dan Jaekyung akan tersenyum lebar saat seseorang dengan rambut berwarna biru tua, kulit hitam itu memperkenalkan namanya. Jadi yang aku simpulkan bahwa dia tidak menyayangiku lagi dan malah menyukai anime.

Karena aku kesal dengan cepat aku menutup layar laptopnya dan dia memekik kaget. Dan kalian akan tahu bagaimana reaksinya saat itu juga, dia menyiramku dengan botol yang penuh air putih dan dia membawa laptopnya kearah kamar kami dan aku mendengar suara pintu yang di kunci.

Tidakkah dia mengerti dengan perasaanku aku cemburu dengan apa yang ia lakukan.

Aku cembur, sangat cemburu sekali.

Dan kesimpulannya adalah bahwa aku kesal dan cemburu karena Jaekyung lebih memilih animenya daripada suaminya yang ada disini sedang menyendiri di ruang makan. Tapi walaupun Jaekyung seperti itu, aku sangat yakin bahwa Jaekyung juga sangat mencintaku juga.

Tapi aku juga sepertinya sangat kekanakan sekali bisa cemburu dengan sebiah anime. Aku baru menyadari bahwa aku kekanakan sekali.

Jadi untuk esok harinya aku akan melakukan apapun yang dilakukannya untuk meminta maaf padanya. Mungkin mengajaknya jalan-jalan akan sangat menyenangkan tapi aku kembali berpikir lagi bahwa mereka tahu aku Lee Donghae dan  melihatku seperti sedang berkencan, pasri Jaekyung akan menjadi sarakan oleh fansku. Jadi yang akan aku rencanakan bahwa aku akan seharian penuh didalam kamar kami.

Lagi pula aku sudah merindukan akan kehangatan dan desahan miliknya.

–END–

Gue bikin fict aneh. Jadi disini si Jaekyung selalu negduain Donghae sama Animenya. Hoakakaka dan disini Donghae merasa cemburu karena Jaekyung terlalu fokus sama animenya, bukan dirinya. Wkkwkwwkwkkw
SANKYU~~~~~~~~~~~~ BUAT ANIME YANG AKU SEBUTIN ITU SHINGEKI NO KYOJIN SAMA KUROKO NO BASUKE.

Kamar tercinta, Indramayu, 14 februari 2014, 0:45 am

14 thoughts on “Jealous

  1. Donghae kekanakan sepertinya cemburu ama anime yang elit.n dikit napa buat di cemburu.n hae . Jaekyung.a eh buset dah kelakuan.a luar biasa . Buat author.a typo ada sedikit . Trus kaya.a cerita awal kurang ngerti pas hae bilng jaekyung tuh kekaihnya tapi d akhir istri.a mungkin ini di sebabkan karena faktor “O” otak .

  2. Pas pertama baca jd bngung, hae ama jaekyung pacaran apa udah nikah. .
    Wkak jaekyung sadis jg ya…awal ktemu bgtu, ampe udah nikah juga bgtu..

  3. haha.. hae lucu bgt sii.. cemburu ma anime(kuroko).. tpi pantes juga sih hae tu cemburu soalnya pemain basket di film kuroko no basuke itu ganteng-ganteng abis!.. aku juga kelepek2 lau liat mereka, aplg klu lg main dlapangan.. aaa~ kuroko!..

  4. kirain cembru am cowok lgy , hahaha
    ngakak sumpah
    tapi jujur yaaa gw itu blank banget tentang anime , anime itu semacem naruto kah ??!
    sorry yaaaa kl bhas ku agak campur gw . udda kebiasaan , hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s